Tata krama atau adat sopan-santun sering pula disebut etiket telah menjadi bagian dari norma kehidupan manusia. Tata krama telah menjadi persyaratan dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat.
Hubungan komunikasi antar manusia melahirkanpergaulan. Dalam bergaul faktor perhatian sangat menentukan. Pergaulan biasanya diawali oleh suatu perkenalan. Dalam pergaulan orang perlu mengenal tata cara dalam pembicaraan secara tatap muka, dan pembicaraan dengan sarana komunikasi, misalnya telepon, atau surat
Pada umumnya ruang lingkup tata krama meliputi hal-hal berikut ini.
a) Tata krama berkenalan
b) Tata krama bertamu
c) Tata krama berbicara
d) Tatakrama makan
e) Tata krama dalam menggunakan sarana umum, dan lain-lain.
Pentingnya Tata Krama
Orang tua anda juga melatih anda cara makan,minum, menyapa, memberi hormat, berbicara, berpakaian, dan bersikap jika ada tamu yang datang kerumah anda. Lama kelamaan prilaku anda terbentuk menjadi suatu kebiasaan, tanpa memikirkan mengapa anda harus bertindak seperti yang demikian
Manfaat Tata Krama
Akan menambah rasa bangga dan mengingat
orang menjadi contoh, dengan sendirinya akan menjadi contoh baik dalam kehidupan
Kebiasaan tingkah laku terkontrol, tidak ragu-ragu bertingkah terbuka maka akan tumbuh dengan sendirinya rasa percaya diri.
Prilaku yang baik akan menumbuhkan kelebihan dalam pendidikan dan pelatihan yang diikuti
Faktor yang mempengaruhi Tata Krama seseorang:
Adat Istiadat
Yang dimaksud adat istiadat adalah kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat tertentu. Terbentuknya sikap dan perilaku seseorang sangat ditentukan oleh adat istiadat.
Agama
Agama merupakan pedoman hidup manusia. Melalui agama manusia akan memperoleh kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat. Agama mempunyai peranan yang sangat penting dalam membentuk sikap dan perilaku manusia. Dalam Agama diatur tata cara beribadah kepada sesama manusia. Dengan demikian agama sangat berperan dalam pembentukan sikap dan perilaku seseorang.
Pendidikan
Jika seorang anak kecil di didik oleh orang tuanya dengan lemah lembut dan penuh kasih sayang, setelah besar sifat lemah lembut dan kasih sayang tadi akan terbawa dan akan menjadi salah satu sifatnya yang baik. Sebaiknya jika anak tersebut di didik dengan kekerasan dan tanpa kasih sayang, setelah besar ia akan mempunyai sifat pemarah dan senang menyakiti orang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar